Skip to main content
x
mengamankan 14 orang yang diduga pelaku begal, dan sekaligus berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam, Kamis 26/10/23 (Foto:Alna Saputri)

14 Orang Aksi Begal Berhasil Diamankan Jajaran Polresta Bengkulu

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Aksi teror begal yang sudah mersehkan warga beberapa hari kemarin dan viral dimedia sosial akhirnya berhasil diamankan oleh tim gabungan Polresta Bengkulu. Kamis 26/10/23.

Tim gabungan Polresta Bengkulu dan polres jajaran mengamankan 14 orang yang diduga pelaku begal, dan sekaligus berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam. 

Kemudian, penangkapan ini langsung dipimpin oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Aris Sulistyono. Kapolresta Bengkulu masih belum memberikan keterangan secara pasti, termasuk mengetahui motif serta modus para terduga pelaku begal tersebut.

Awal mengetahui terjadinya begal tersebut, aksi begal tersebut viral di media sosial melalui pesan berantai yang dikirim dan diteruskan beberapa kali ke masyarakat Bengkulu.

Kemudian, aksi begal yang viral di media sosial terjadi di Jalan Nangka Kelurahan Panorama Kota Bengkulu dengan korban bernama Alim (17). Alim menjelaskan, kejadian berawal saat ia sedang duduk di gang depan rumahnya yang sedang diatas moto sambil bermain Handphone. 

Tiba-tiba datanglah sekelompok pemuda yang berjumlah 9 orang, dan pelaku langsung melakukan pemukulan dan membacok korban dengan menggunakan senjata tajam hingga korban terjatuh ke dalam siring, dan Pelaku langsung membawa kabur motor jenis Yamaha Fino dan Handphone milik korban.

Korban yang mengalami luka gores di bagian belakang, diduga akibat terkena senjata tajam, dan langsung bergegas pulang ke rumah yang tidak jauh jaraknya dari lokasi kejadian. Namun, korban tidak langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian

"Tiba-tiba saja mereka menunjuk saya, kemudian langsung memukul saya di bagian kepala dan menendang saya hingga masuk ke siring. Waktu saya di siring itu mereka juga sempat menyabet saya dengan parang di bagian belakang, kemudian mereka mengambil motor dan handphone milik saya," kata Alim. 

 

 

 

 

Reporter : Alna Saputri

Editor : Erin Andani