30 Personel Dishub dan Sarpras Siap Antisipasi Lonjakan Arus dan Mengurai Kemacetan di Bengkulu
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Sebanyak 30 personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu, bersama sarana dan prasarana pendukung, siap untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan mengurai kemacetan selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Selasa (24/12/2024).
Personel Dishub akan ditempatkan di empat pos pengamanan yang telah didirikan sebagai bagian dari Operasi Lilin Nala 2024.
Empat pos pengamanan tersebut masing-masing berlokasi di pintu masuk Tol, Bandara, Pantai Jakat, dan Pantai Panjang. Selain personel Dishub, operasi ini juga melibatkan pihak kepolisian, TNI, Satpol PP, dan sejumlah instansi terkait lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh personel dan sarana pendukung untuk memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas di sepanjang masa perayaan Nataru.
"Kami mengerahkan 30 personel dan berbagai sarana prasarana seperti kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4), traffic cone, serta barier untuk mendukung kelancaran operasi," ujar Hendri.
Untuk mendukung pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas, Dishub Kota Bengkulu telah menyiapkan berbagai sarana, antara lain:
- 6 unit R2 Lantas (kendaraan roda dua untuk pengaturan lalu lintas)
- 2 unit R4 LPJU (kendaraan roda empat untuk pengawasan penerangan jalan umum)
- 2 unit R2 Lantas (untuk pengaturan arus lalu lintas)
- 20 unit traffic cone dan 10 unit barier untuk pengendalian arus kendaraan.
Hendri menambahkan, seluruh personel Dishub yang bertugas di pos pengamanan memiliki tugas yang jelas.
"Tugas utama mereka adalah memastikan situasi tetap kondusif, menjaga dan mengatur lalu lintas, serta mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang biasanya terjadi pada momen Nataru. Mereka juga dilatih untuk mencegah dan mengurai kemacetan lalu lintas," jelasnya.
Selain mengatur lalu lintas, keberadaan pos-pos pengamanan juga berfungsi untuk mengatasi potensi kemacetan yang sering terjadi pada titik-titik tertentu, terutama di kawasan wisata dan pusat keramaian. Hendri mengungkapkan bahwa seluruh personel sudah dilatih untuk melakukan rekayasa pengalihan arus jika diperlukan.
"Jika terjadi kemacetan di suatu lokasi, personel di pos pengamanan siap untuk melakukan rekayasa arus lalu lintas, mengarahkan kendaraan ke jalur alternatif, serta menyiagakan tim pengurai kemacetan," tambahnya.
Dishub Kota Bengkulu juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi terhadap bencana alam yang berpotensi terjadi selama periode Nataru.
"Kami mengingatkan semua personel untuk tetap waspada terhadap potensi kerawanan seperti bencana alam atau laka lantas, serta memastikan semua pos dan titik rawan kemacetan mendapatkan perhatian khusus," tutur Hendri.
Keberadaan pos pelayanan dan pengamanan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kelancaran perayaan Nataru di Kota Bengkulu. Hendri berharap, dengan adanya pengamanan yang terkoordinasi dengan baik, masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang, aman, dan nyaman.
"Kami berharap seluruh masyarakat dan pengunjung yang berada di Kota Bengkulu selama perayaan Nataru dapat merasakan keamanan dan kenyamanan. Kami siap mendukung kelancaran arus lalu lintas, dan mengimbau semua pihak untuk tetap patuh terhadap aturan dan mengutamakan keselamatan," tutup Hendri.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid antar instansi terkait, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Bengkulu berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa adanya hambatan berarti.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Meviitasari
- 250102 views
