DAMKAR Rejang Lebong Himabau Warga Agar Tidak Membakar Lahan Terbuka
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menghimbau untuk melarang warga di daerah tersebut untuk membakar lahan yang akan dibuka menjadi perkebunan. 17/8/23
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Rejang Lebong, Fery Najamudin mengatakan terhitung dari bulan Januari hingga awal Agustus 2023 sudah menangani 18 kejadian kebakaran di pemukiman.
"Saat ini sedang masuk musim kemarau, kita mengimbau warga yang akan membuka perkebunan baru agar tidak dibuka dengan cara dibakar karena bisa merambat ke lokasi lain dan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan," katanya.
Kondisi lapangan yang kering saat masuk musim kemarau seperti sekarang rentan terjadinya kebakaran yang kapan saja bisa terjadi. Larangan untuk membuka area perkebunan dengan cara dibakar ini sudah sering disampaikan pihaknya kepada 15 camat di Rejang Lebong guna diteruskan kepada 156 kepala desa dan lurah setempat.
Untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan, pemukiman dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong sudah menyiagakan 13 unit armada kebakaran yang terdiri dari sembilan unit mobil pemadam kebakaran (MPK), kemudian empat unit mobil tangki yang berfungsi sebagai penyuplai air serta empat unit motor pemadam kebakaran.
Sedangkan personel yang disiagakan pihaknya mencapai 1300 orang yang ditempatkan di pos induk yang menjadi markas Damkar Rejang Lebong di Kota Curup. Selain itu personel ini juga ditempatkan di empat Pos Damkar tingkat kecamatan diantaranya Pos Damkar Kecamatan Sindang Kelingi, Padang Ulak Tanding, Kota Padang, dan Pos Damkar di Kecamatan Bermani Ulu Raya.
kemudian untuk kasus kebakaran yang ditangani Damkar Rejang Lebong terhitung sejak Januari hingga awal Agustus 2023 sudah ada 18 kejadian dan sejauh ini tidak ada korban jiwa, namun akibat kasus kebakaran ini menyebabkan kerugian lebih dari Rp500 juta.
Reporter : Erin Andini
Editor : Alma
- 250055 views
