Dinas Kesehatan Rejang Lebong Tangani 352 Kasus Tuberkulosis (TBC) Hingga November 2024
Indonesiaraja.com,Rejang Lebong- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong mencatat bahwa sejak Januari hingga November 2024, sebanyak 352 warga terdiagnosis terjangkit penyakit tuberkulosis (TBC). Angka ini diperoleh dari hasil pemantauan dan penanganan kasus di 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (04/12/2024).
Titin Julita, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2P) Dinkes Rejang Lebong, menjelaskan bahwa meskipun sudah ada penanganan terhadap ratusan kasus, pihaknya masih memiliki target besar yang harus dicapai. "Hingga saat ini kita sudah menangani 352 kasus TBC. Kami terus berupaya untuk meningkatkan upaya pencarian dan penanganan lebih lanjut," ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (4/12/2024).
Titin melanjutkan, pemerintah pusat menargetkan agar Dinkes Rejang Lebong dapat menangani sebanyak 1.467 kasus TBC pada tahun 2024. Dengan jumlah kasus yang tercatat sejauh ini, tercatat baru sekitar 27 persen dari target yang telah ditetapkan. "Tahun ini, sesuai instruksi dari Kementerian Kesehatan, kita diminta untuk mencari, menemukan, dan menangani sebanyak mungkin kasus TBC," tambahnya.
TBC adalah penyakit menular yang sangat berbahaya dan dapat menyebar melalui udara. Penularannya terjadi ketika orang yang terinfeksi TBC batuk, bersin, atau berbicara, dan melepaskan tetesan kecil yang mengandung kuman ke udara, yang dapat dihirup oleh orang di sekitarnya. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Dinkes Rejang Lebong juga gencar melakukan sosialisasi dan peningkatan kesadaran di kalangan masyarakat mengenai gejala dan cara penanganan TBC. Penyakit ini, meski bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat, membutuhkan waktu yang cukup lama, dan penting bagi penderita untuk menjalani pengobatan sesuai prosedur untuk menghindari resistansi obat.
Sebagai upaya mendukung penanganan TBC, Dinkes juga meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala penyakit ini, seperti batuk berkepanjangan, demam, berkeringat malam, serta penurunan berat badan. Pencarian kasus aktif dan penyediaan pengobatan gratis menjadi bagian dari langkah strategis Dinkes Rejang Lebong dalam memerangi penyakit menular ini.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250015 views
