Skip to main content
x
Disdikbud Kabupaten Mukomuko menyarankan orang tua untuk mengantar dan menjemput anak-anak ke sekolah guna menghindari ancaman harimau, di Mukomuko, Rabu 15/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Disdikbud Mukomuko Imbau Orang Tua Antar-Jemput Anak, Antisipasi Serangan Harimau

Indonesiaraja.com,Mukomuko- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko menyarankan orang tua untuk mengantar dan menjemput anak-anak ke sekolah guna menghindari ancaman harimau yang masih berkeliaran di wilayah Kecamatan Teras Terunjam. Imbauan ini menyusul insiden harimau memangsa seorang warga dan seekor sapi beberapa waktu lalu, Rabu (15/01/2025).

“Kami sarankan orang tua untuk mengantar dan menjemput anak-anak, terutama karena perjalanan ke sekolah cukup jauh,” kata Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Disdikbud Mukomuko, Ramon Hoski, Rabu (15/01/2025).  

 Sebelumnya, sekolah-sekolah di Kecamatan Teras Terunjam menerapkan pembelajaran daring sebagai langkah antisipasi setelah seorang warga Desa Tunggal Jaya, Ibnu Oktavianto (22), tewas diserang harimau. Seekor sapi milik warga Desa Mekar Jaya juga menjadi korban.  

Meski harimau tersebut belum tertangkap, Disdikbud memutuskan untuk kembali menggelar pembelajaran tatap muka dengan catatan orang tua tetap waspada. 

“Sekolah tidak mungkin terlalu lama daring. Kami terus berkoordinasi dengan kepala desa dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA),” ujar Ramon.  

Sebanyak tujuh sekolah di daerah perlintasan harimau sebelumnya mengajukan pembelajaran daring, di antaranya:  
1. SMPN 08 Mukomuko  
2. SMPN 30 Mukomuko  
3. SMPN 41 Mukomuko  
4. SMPN 25 Mukomuko  
5. SDN 09 Selagan Raya  
6. SDN 04 Air Dikit  
7. SDN 06 Teras Terunjam  

Namun, setelah kondisi dinilai lebih aman, pembelajaran tatap muka kembali diberlakukan. Disdikbud memastikan evaluasi dan pemantauan terus dilakukan setiap hari agar kegiatan belajar-mengajar berjalan dengan aman.  

Masyarakat setempat berharap pihak berwenang dapat segera menangkap harimau tersebut untuk mengembalikan rasa aman di wilayah Kecamatan Teras Terunjam.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari