Harga Kopi di Bengkulu Masih Tinggi
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Harga biji kopi di Provinsi Bengkulu masih bertahan di tingkat yang tinggi. Di awal tahun ini, harga kopi jenis Green Bean Arabica menembus Rp125 ribu per kilogram, sementara biji kopi Robusta berkisar Rp90 ribu untuk petik merah dan Rp60 ribu untuk petik asal.
Sub Koordinator Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan Bidang Perkebunan Dinas TPHP Provinsi Bengkulu Yuhan Syahmeri, menyebutkan bahwa tingginya harga kopi ini dipengaruhi oleh peningkatan kualitas hasil panen. Para petani telah menjaga kualitas buah kopi yang dipetik, terutama dengan memprioritaskan petik merah.
“Harga biji kopi tahun ini masih tinggi, terutama untuk jenis Green Bean Arabica yang mencapai Rp125 ribu per kilogram. Sementara untuk Robusta, petik merah dipatok Rp90 ribu dan petik asal Rp60 ribu,” jelas Yuhan, (15/01/2025).
Wilayah dengan produksi kopi tertinggi pada tahun lalu tercatat berada di Kabupaten Rejang Lebong. Nilai produksinya mencapai 750 kilogram per hektare untuk Robusta dan 640 kilogram per hektare untuk Arabica.
Selain biji kopi, harga bubuk kopi juga mencatat stabilitas yang baik. Kopi Robusta premium dalam bentuk bubuk dihargai Rp190 ribu per kilogram, sedangkan kualitas asalan dipatok di Rp120 ribu per kilogram. Untuk Arabica, harga bubuk premium mencapai Rp250 ribu per kilogram.
“Harga ini cukup stabil, baik untuk Robusta maupun Arabica. Stabilitas ini juga menunjukkan bahwa permintaan terhadap kopi Bengkulu masih tinggi,” tambah Yuhan.
Dengan harga yang menjanjikan dan kualitas yang terjaga, kopi dari Bengkulu terus menjadi komoditas unggulan yang mendukung perekonomian para petani di wilayah tersebut.
Penulis : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250053 views
