433 Persitiwa Gempa Terjadi di Bengkulu, BMKG : Masih Tergolong Normal
Indonesiaraja.com,Bengkulu- BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Bengkulu mencatat total 433 kali peristiwa gempa terjadi dengan magnitudo yang bervariasi, Kamis (19/12/2024).
Meskipun demikian, pengamat meteorologi dan geofisika (PMG), Muhammad Najib, menyatakan bahwa fenomena tersebut masih tergolong normal, mengingat posisi geologis Bengkulu yang berada di zona subduksi.
“Bengkulu berada di zona subduksi yang merupakan zona aktif seismik. Meskipun terjadi ratusan gempa dalam beberapa waktu terakhir, hal tersebut masih dianggap normal karena adanya beberapa sesar aktif yang memang ada di wilayah tersebut,” ungkap Muhammad Najib.
Dikatakan oleh Najib, dalam kebanyakan kasus, gempa-gempa kecil hingga sedang seperti yang terjadi di Bengkulu sering kali terjadi di daerah-daerah dengan aktivitas tektonik yang tinggi. Meskipun jumlahnya cukup banyak, sebagian besar gempa yang tercatat memiliki magnitudo kecil dan tidak mengancam keselamatan warga.
“Biasanya, gempa-gempa kecil ini merupakan bagian dari proses pelepasan energi yang terjadi di bawah permukaan bumi, yang dapat mengurangi potensi terjadinya gempa besar di masa depan,” lanjutnya.
Namun demikian, meskipun aktivitas gempa ini tergolong normal, masyarakat Bengkulu diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah ini secara intensif dan mengimbau agar masyarakat tidak panik, namun tetap mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan gempa besar yang bisa terjadi kapan saja.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Meviitasari
- 250081 views
