Skip to main content
x
Tamanan Herbal Bisa Dijadikan Jamu untuk Jaga Imun Tubuh, di Bengkulu, Kamis 02/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

5 Tamanan Herbal Ini Ternyata Bisa Dijadikan Jamu untuk Jaga Imun Tubuh

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Aktivitas sehari-hari yang dilewati terkadang membuat imun tubuh atau daya tahab tubuh menjadi lemah dan menimbulkan berbagai penyakit, ditambah dengan cuaca tak menentu, Kamis (02/01/2024).

Satu langkah menjaga imun adalah dengan mengonsumsi jamu atau olahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) atau tanaman herbal. Khasiat jamu telah diakui secara turun menurun dan telah terbukti secara ilmiah.

Minuman jamu bisa diolah dari tanaman herbal yang tersedia di sekitar kita. Seperti jahe, kunyit, temulawak, dan lain-lain. Tanaman-tanaman itu bisa diolah dengan perebusan dengan teknik khusus.

Berikut tanaman yang bisa dijadikan jamu:

1. Jahe

Jahe mengandung senyawa antioksidan berupa oleoresin. Selain itu, jahe juga bersifat sebagai imunomodulator, yaitu suatu zat biologis yang dapat merangsang untuk memodulasi terhadap kekebalan atau imunitas tubuh.

2. Serai

Serai yang biasanya digunakan sebagai bumbu dapur ternyata memiliki segudang manfaat. Kandungan dalam batang serai mampu menetralisir racun. Ada juga kandungan antioksidan dan antiseptik untuk membantu organ hati dan ginjal kembali bersih.

3. Kunyit

Tanaman kunyit mengandung senyawa kurkuminoid dan ukanon jenis A, B, C dan D yang dapat bantu meningkatkan daya tahan tubuh.

4. Temulawak

Temulawak ternyata memiliki berbagai kandungan yang bermanfaat. Seperti fenol, flavonoid dan kurkumin berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa-senyawa ini yang akan menangkap radikal bebas dalam tubuh.

5. Cengkih

Cengkih salah satu tanaman herbal yang bersifat anti-inflamasi dan antioksidan. Cengkih juga memiliki senyawa Eugenol yang terbukti mengurangi respons peradangan dalam tubuh.

Selain itu, ada juga contoh jamu yang sering kali mudah ditemukan di masyarakat. Seperti, kunyit asam, beras kencur dan wedang-wedangan (wedang uwuh, wedang pokak dan lain-lain).

 

Penulis : Hanny Try 

Editor : Sherly Mevitasari