Anak Tahun 90-an Pasti Tau Ketapel, Simak Disini!
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Bagi generasi 90-an, menemukan pohon kayu berbentuk huruf Y adalah sebuah kesenangan tersendiri, karena kayu tersebut bisa digunakan untuk membuat permainan ketapel.
banyak yang mengenang kembali kesenangan ini, di mana ketapel sering digunakan untuk berburu burung. Kemampuan membidik sasaran dengan tepat menjadi kebanggaan tersendiri bagi anak-anak pada masa itu.
Mungkin istilah "ketapel" terasa asing bagi anak-anak di era sekarang, yang lebih akrab dengan gadget dan permainan digital. Namun, bagi generasi yang tumbuh di tahun 90-an, ketapel adalah bagian dari nostalgia masa kecil, menciptakan kenangan indah tentang permainan tradisional dan kreativitas dalam memanfaatkan apa yang ada di sekitar.
Secara sederhana ketapel terdiri dari 3 bagian yaitu :
Pertama Cawang, yang merupakan kayu berbentuk huruf Y yang digunakan sebagai pegangan saat merentangkan karet pelontar.
Kedua Karet Pelontar, yang berfungsi sebagai pelontar batu yang menjadi peluru. Jumlah karet yang digunakan bervariasi tergantung kekuatan tangan si pengguna. Semakin banyak maka kekuatan lontaran akan semakin besar tetapi butuh tenaga untuk merentangkannya.
Ketiga Kalep atau tempat peluru, yang merupakan sebuah guntingan kulit sepatu atau sandal yang berguna sebagai tempat batu kecil yang akan dilontarkan sebagai pelurunya.
Cara Membuat Ketapel
- Bahan: Anda akan membutuhkan kayu berbentuk Y, karet (biasanya dari ban dalam atau karet gelang), dan pegangan yang nyaman.
- Pembuatan: Ikatkan karet pada kedua cabang kayu dan pastikan karet cukup kuat untuk menahan beban. Pastikan juga pegangan nyaman di tangan.
Cara Bermain
- Sasaran: Permainan ini biasanya melibatkan membidik objek seperti batu kecil, buah, atau bahkan burung (tentu dengan memperhatikan etika dan lingkungan).
- Keterampilan: Pemain harus mengasah keterampilan membidik dan mengatur kekuatan lemparan.
Nilai dan Manfaat
- Kreativitas: Membuat ketapel sendiri mendorong kreativitas dan keterampilan tangan.
- Keterampilan Motorik: Memperbaiki koordinasi tangan dan mata saat membidik sasaran.
- Sosialisasi: Sering dimainkan secara berkelompok, ketapel dapat menjadi sarana untuk bersosialisasi dan bersenang-senang bersama teman.
Bagi banyak orang, permainan ketapel membawa kenangan indah masa kecil, di mana permainan sederhana ini menjadi bagian dari petualangan sehari-hari. Dengan kemajuan teknologi, ketapel mungkin tidak lagi sepopuler dulu, tetapi tetap menjadi simbol dari masa kanak-kanak yang penuh imajinasi dan kreativitas.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250062 views
