Camat di Asahan Diduga Diancam Oknum Wartawan, Laporan Diterima Ketua Umum LSM GEMMAKO
Indonesiaraja.com, Asahan- Salah satu Camat di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mengungkapkan bahwa dirinya merasa diancam atau ditakut-takuti oleh oknum wartawan yang diduga bernama Bodrex. Peristiwa ini dilaporkan langsung kepada Dodi Antoni, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi Kabupaten Asahan, pada Rabu (05/03/2025).
Camat yang ingin tetap anonim (berinisial M) melaporkan melalui pesan bahwa ia menerima pesan WhatsApp dari nomor yang mencurigakan, yakni 08978190019, yang menampilkan foto profil lambang Reskrim. Isi pesan tersebut berisi permintaan untuk menyelesaikan laporan yang masuk ke unit Reskrim dengan menyertakan sebuah berita.
"Saya langsung menghubungi pihak Polres Asahan dan mereka mengatakan tidak ada laporan tersebut di unit Reskrim. Saya curiga ada satu orang wartawan yang terlibat, namun saya masih memikirkan langkah selanjutnya. Jika sudah jelas, saya akan melaporkan masalah ini secara resmi ke pihak berwajib," jelas Camat M.
Sementara itu, Dodi Antoni, Ketua Umum DPP LSM GEMMAKO ASAHAN SUMUT RI, menanggapi kejadian ini dengan serius. Ia meminta pihak Kepolisian, terutama Kapolres Asahan, untuk segera menindaklanjuti nomor tersebut yang mengaku-ngaku sebagai personel unit dengan lambang Reskrim dan diduga melakukan aksi pemerasan terhadap Camat Asahan.
"Saya mengimbau kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten Asahan untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap ancaman-ancaman seperti ini. Sejumlah oknum wartawan dan LSM abal-abal memang kerap kali melakukan pemerasan dengan modus serupa," tambah Dodi.
Dodi juga menegaskan pentingnya segera melaporkan kejadian semacam ini ke pihak Polri agar unit Cyber Polri dapat bekerja dengan cepat dan tepat. Ia berharap agar pelaku dapat segera ditangkap dan dikenakan pasal-pasal yang sesuai.
Semoga kasus ini segera menemukan titik terang, dan masyarakat semakin waspada terhadap potensi pemerasan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Reporter : Azanuddin
Editor : Sherly Mevitasari
- 250029 views
