Cuaca Ekstrem Robohkan 15 Tiang Listrik di Seluma, Pemadaman Listrik Meluas
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda Kabupaten Seluma selama seminggu terakhir mengakibatkan 15 tiang listrik PLN roboh dalam kurun waktu tiga hari terakhir. Hal ini menyebabkan gangguan listrik yang meluas di beberapa wilayah. Jumat (6/12/2024)
Menurut Manager ULP PLN Rayon Tais, Wahyudi Putra, tiang-tiang listrik yang roboh tersebar di berbagai lokasi, di antaranya Desa Padang Capo Ilir, Kecamatan Lubuk Sandi, kawasan perkebunan PT. Agri Andalas di Desa Pasar Ngalam, Kecamatan Air Periukan, Desa Mekar Sari, Desa Tanah Abang di Kecamatan Ilir Talo, komplek perkantoran Bupati Seluma, serta Kecamatan Ulu Talo.
“Saat ini masih ada 8 tiang listrik yang dalam proses perbaikan. Kami memohon kesabaran dari warga yang terdampak, karena petugas kami terus berupaya memperbaiki jaringan agar listrik segera pulih,” ujar Wahyudi.
Wahyudi menjelaskan bahwa medan jalan yang sulit menjadi salah satu hambatan dalam proses perbaikan. Petugas di Desa Padang Capo Ilir, Kecamatan Lubuk Sandi, menghadapi kendala karena kendaraan operasional mereka terjebak dalam jalan berlumpur saat menuju lokasi perbaikan jaringan listrik.
"Tim kami dilapangan masih terjebak di Padang Capo karena kendaraan mereka terhambat oleh akses jalan berlumpur. Hal inilah yang membuat proses perbaikan alami keterlambatan," tambah Wahyudi.
Wahyudi juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga akibat pemadaman listrik. Ia memastikan bahwa timnya bekerja keras agar jaringan listrik dapat segera normal kembali di seluruh wilayah yang terdampak.
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Seluma diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan bersiap menghadapi potensi dampak lebih lanjut.
Diketahui, Hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan pohon sengon sepanjang 30 meter tumbang di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma pada Kamis siang. Lokasi pohon tumbang, yang berada di antara kantor Dinas Kesehatan dan Sekretariat DPRD Seluma, membuat dua jalur utama tertutup total.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma melakukan evakuasi selama sekitar satu jam untuk membuka akses jalan. Meski demikian, kemacetan sempat terjadi hingga kondisi lalu lintas kembali normal.
Kepala Pelaksana BPBD Seluma, Hadi Susanto, memperingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem. Ia menyoroti tiga kecamatan, yaitu Sukaraja, Seluma Selatan, dan Talo Kecil, sebagai wilayah yang rawan banjir musiman.
“Ada tiga kecamatan yang menjadi langganan banjir saat musim hujan. Maka dari itu, kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan bersiap menghadapi potensi bencana,” tutup
Selain banjir, ancaman tanah longsor juga menjadi perhatian utama, khususnya di Kecamatan Lubuk Sandi. BPBD mengingatkan masyarakat untuk selalu siaga dan melaporkan potensi bahaya agar tindakan cepat dapat dilakukan.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250022 views
