Skip to main content
x
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Gunawan, di Bengkulu, Senin 02/12/2024 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Tanggapi Rencana Penghapusan Sistem Zonasi Sekolah

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu menanggapi kabar mengenai rencana penghapusan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Gunawan, menyampaikan bahwa pihaknya dan seluruh daerah di Indonesia masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait keputusan ini.

"Berkaitan dengan zonasi, memang banyak kabar yang kita terima bahwa zonasi akan dihapuskan, tetapi kita di Kota Bengkulu dan seluruh Indonesia masih menunggu arahan dari pemerintah pusat," ujar Gunawan saat dikonfirmasi pada Senin (02/12/2024).

Gunawan menyadari bahwa ada pro dan kontra terkait sistem zonasi, yang bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi setiap siswa di seluruh daerah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Meski begitu, menurutnya, sistem ini memiliki sisi positif dan negatif yang perlu dipertimbangkan secara matang.

"Sebetulnya ada plus minus mengenai masalah penghapusan sistem zonasi ini," lanjutnya.

Di satu sisi, Gunawan menilai bahwa sistem zonasi memberikan keuntungan dalam pemerataan jumlah sekolah di berbagai wilayah, memastikan bahwa setiap wilayah memiliki akses yang setara terhadap pendidikan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi ketimpangan pendidikan antarwilayah, khususnya di daerah-daerah yang lebih terpencil.

"Meskipun ada kekurangan, sistem ini tetap bertujuan agar pendidikan di seluruh wilayah dapat tersalurkan secara adil dan merata kepada seluruh masyarakat," tutup Gunawan.

Meskipun rencana penghapusan sistem zonasi masih dalam pembahasan, Dinas Pendidikan Kota Bengkulu berharap kebijakan yang akan diambil nantinya tetap mengutamakan keadilan dan pemerataan akses pendidikan untuk semua anak bangsa, tanpa terkecuali. Dengan atau tanpa sistem zonasi, yang terpenting adalah bagaimana seluruh siswa di Indonesia dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas dan merata.

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Mevitasari