Skip to main content
x
Harga ikan nila di Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, mengalami penurunan, Senin 03/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Harga Ikan Nila di Pasar Manna Turun Awal Tahun 2025

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Harga ikan nila di Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, mengalami penurunan setelah sempat melonjak menjelang tahun baru 2025. Penjual ikan di pasar setempat, Maweni (45), mengatakan bahwa harga ikan nila mulai turun beberapa hari setelah selesainya libur tahun baru, Senin (06/01/2025).

Maweni menjelaskan, pada awal tahun 2025, harga ikan nila sempat mencapai Rp 38.000 per kilogram. Namun, setelah itu, harga ikan nila kembali turun menjadi sekitar Rp 35.000 per kilogram.

“Harga sudah mulai turun Rp 35 ribu per kilogram, kemarin itu sempat naik Rp 38 ribu per kilogram, tapi kenaikannya hanya sementara, hanya saat menjelang tahun baru 2025,” ujar Maweni.

Menurut Maweni, penurunan harga ini dipengaruhi oleh dua faktor utama. Pertama, stok ikan nila di daerah sekitar Pasar Manna yang melimpah. Ia menjelaskan bahwa ikan nila yang dijual di pasar sebagian besar berasal dari Bengkulu Selatan, terutama dari daerah Seginim dan Kedurang, yang stoknya masih aman dan cukup untuk memenuhi permintaan pasar.

“Turun ini karena stok ikan nila yang kita ambil itu banyak. Kami tidak perlu mengambil stok dari luar daerah karena di Bengkulu Selatan, seperti Seginim dan Kedurang, stok ikan nila masih aman dan cukup. Sehingga harga ikan pun mengikuti harga stok ikan dan minat pembeli,” tambah Maweni.

Penurunan harga ikan nila ini terjadi seiring dengan berkurangnya minat pembeli pasca libur tahun baru, di mana permintaan cenderung menurun. Meski demikian, para pedagang berharap harga ikan nila tetap stabil atau bahkan kembali normal seiring dengan bertambahnya pembeli pada minggu-minggu mendatang.

Harga ikan nila yang lebih terjangkau ini tentu menjadi kabar baik bagi konsumen yang ingin menikmati ikan air tawar tersebut tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.

 

Reporter: Hanny Try
Editor: Sherly Mevitasari