Keluhkan Harga dan Kelangkaan Gas Elpiji 3kg Warga Bunga Mayang Minta APH dan Pemerintah Turun Tangan
Indonesiaraja.com, Lampung Utara- Warga kecamatan Bunga Mayang, kabupaten Lampung Utara (Lampura) keluhkan kelangkaan gas elpiji 3kg. Selain langka gas tersebut juga harganya cukup mahal dijual dipasaran hingga mencapai Rp 35.000,- sampai Rp 40.000,- pertabungnya. Hal tersebut diungkapkan Antoni Syahir salah satu warga desa Sukadana Ilir, kecamatan setempat kepada wartawan Senin (10/03/2025).
Antoni Syahir juga mengatakan kelangkaan gas elpiji 3kg dan harga yang dijual dipasaran diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) tersebut bukanlah pertama kalinya didarahnya. Namun hal tersebut sudah berlangsung cukup lama, pada waktu tertentu ketika gas mengalami kelangkaan sehingga harga dinaikan diatas HET.
Menurutnya bisa saja ada permainan oknum didalamnya berkaitan dengan kelangkaan gas 3kg tersebut. Baik oknum pemilik pangkalan gas ataupun pedagang tertentu yang dengan sengaja melakukan penimbunan untuk melaup keuntungan besar dibalik itu sehingga gas langka dan harga dinaikan diatas ketentuan pemerintah.
"Harga dari pangkalan sebelumnya berkisar antara Rp 16.000,- sampai Rp 18.000,- hingga Rp 20.000,- pertabungnya. Biasanya dijual dipasaran kios atau warung kisaran Rp 23.000,- hingga Rp 25.000,- itu masih dalam kewajaran. Namun bila sudah mencapai harga Rp 35.000,- hingga Rp 40.000,- pertabungnya ini sangat luar biasa diluar Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah "jelasnya kepada wartawan.
Dirinya berharap agar pihak Aparat Penegak Hukum (APH) melalui kepolisian, serta pemerintah baik pemerintah desa, kecamatan, maupun pemerintah kabupaten Lampung Utara melalui dinas koprasi dan perdagangan (koperindag) untuk dapat turun tangan melakukan tindakan tegas terhadap hal ini agar kepentingan masyarakat dapat berjalan lancar tidak ada oknum yang bermain- main terhadap gas elpiji 3kg yang diperuntukan untuk masyarakat miskin tersebut.
Reporter : Badrian
Editor : Sherly Mevitasari
- 250072 views
