Kemenag Edukasi Masyarakat Untuk Mengurangi Perceraian di Bengkulu
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Kementerian Agama mengupayakan langkah preventif untuk mengantisipasi pernikahan dini di daerah, salah satunya melalui peran penting tenaga Penyuluh dan pera tenaga Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah kerja, Rabu (15/01/2025).
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu DR.H. Muhammad Abdu,S.PD.I,M.M menyatakan, bahwa di daerah kabupaten kota dilingkungan kemenag dan KUA memiliki tugas strategis untuk memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat .
Menurutnya, dengan menempatan tenaga berkompeten serta memperkuat tenaga SDM yang tepat dalam menjalankan program kemenag dengan melibatkan tokoh agama dan serta instansi di daerah turun bersama bersama akan mengurangi dampak,secara kontinyu melakukan pembinaan umat, di situ memberikan pencerahan ke masyarakat maka berdampak pada kondisi yang semakin baik.
“Mereka yang di tunjuk bekerja maksimal dilokasi kerja dengan menjalankan misi kemenag ,mencari solusi dari masalah yang di hadapi umat termasuk menurunkan angka Pernikahan dini yang ikut menjadi perhatian,menikah di usia anak akan berdampak bagi kesehatan fisik, mental, dan pendidikan anak , pihaknya memperkuat peran KUA sebagai garda terdepan dalam pencegahan pernikahan dini tersebut,” ujar M. Abdu.
Lebih lanjut M. Abdu menekankan, pentingnya peran orang tua dalam menjaga anak dari pengaruh lingkungan yang negatif dan terus menghimbau para orang tua pro aktif memantau perkembangan anak juga mengawasi memberikan pendidikan yang baik dalam hal agama dan keterampilan pendukung lainnya untuk mendukung masa depan anak. Selain itu mengoptimalkan fungsi madrsyah dalam berikan pendidikan dan penyuluhan yang di bantu penyuluh agama di KUA kecamatan dengan memperkuat kurikulum berbasis nilai-nilai agama, Kemenag terus berupaya memberikan pemahaman.
"Di madrasah itu mengajarkan akhlak dan pendidikan agama menjadikan bekal siswa dimasa depan membuat anak anak memiliki pemahaman agama di bantu guru berpengalaman di bidangnya," jelasnya.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250014 views
