Skip to main content
x
Sosialisasi rancangan regulasi perkoperasian, Senin 18/11/24 (Foto:Hanny)

Kemenkop UKM Gelar Sosialisasi Rancangan Regulasi Perkoperasian

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan koperasi, Kemenkop UKM menggelar sosialisasi rancangan regulasi perkoperasian di Hotel Nala Sea Side. Senin 18/11/24 

Acara ini dimulai dengan penyematan tanda peserta oleh perwakilan Kemenkop UKM yang didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Eddyson, kepada para peserta.

Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang perkoperasian kepada masyarakat, khususnya dalam rangka mendukung pembentukan koperasi yang lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan materi mengenai kebijakan dan pengembangan koperasi, dasar-dasar perkoperasian, prinsip-prinsip koperasi, serta tata cara pendirian koperasi. 

Sosialisasi ini juga bertujuan untuk memberikan pendidikan perkoperasian kepada anggota koperasi yang sudah berdiri dan berbadan hukum, agar mereka dapat lebih memahami pengelolaan koperasi secara optimal.

"Pada intinya ini langkah memperkuat koperasi-koperasi di Kota Bengkulu untuk menjadi skala besar. Ketika sudah skala besar, berbagai koperasi ini akan menjadi penompang berbagai program Presiden RI Prabowo Subianto. Untuk itu koperasi kita minta persiapakan diri," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Eddyson mengatakan mengenai pentingnya memahami peraturan-peraturan yang berlaku dalam dunia perkoperasian.

"Ya, peserta mendapatkan penjelasan mendalam dari narasumber terkait perundang-undangan yang mengatur tata kelola koperasi. Termasuk dampak negatif yang mungkin timbul jika aturan tersebut diabaikan," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran koperasi dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Indonesia, terkhusus Kota Bengkulu.

Pasalnya koperasi dapat menjadi sarana yang efektif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dan memperjuangkan kepentingan bersama.

Intinya ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat koperasi di Kota Bengkulu. Sehingga dapat berperan lebih besar dalam pembangunan ekonomi lokal dan nasional. 

 

 

 

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Mevitasari