Skip to main content
x
Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan pengedar obat-obat tertentu yang sering di salah gunakan, Kamis,10/8/23 (Foto: Erin Andini)

Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan Fokus terhadap Pengedar Obat-obat Tertentu

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Yogi Abaso Mataram, Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan mengatakan otoritas penegak hukum mengarah kepada pengedar obat-obat tertentu yang sering di salah gunakan, salah satunya obat samcodin. 

Dalam forum bertajuk "Perederan Ilegal dan penyalahgunaan obat-obat tertentu" Yogi mengatakan 

"Pengedar di Bengkulu sering mendapatkan OOT yang disalahgunakan untuk dijual dari sales kanvas... Modusnya 'cash and carry',"
 

Modus "cash and carry" atau bayar dan bawa membuat penegak hukum kesulitan untuk melacak sumber utama pengedar Obat-Obat Tertentu yang disalah gunakan. 

Saat diselidiki, pengedar obat di luar ketentuan tersebut tidak dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai latar belakang distributor Obat-Obat Tertentu.

Banyak jenis Obat-Obat Tertentu yang bermanfaat membantu penyembuhan penyakit pasien. Namun, Obat-Obat Tertentu jika tidak diberikan kepada pasien sesuai dengan dosis dan durasi tertentu sesuai anjuran dokter dapat memberikan efek berbahaya bagi kesehatan untuk jangka pendek atau panjang.

Seperti Samcodin adalah obat antitusif untuk meringankan gejala batuk karena mengandung Dextromethorphan. Sejumlah oknum menggunakan obat tersebut di atas takaran digunakan untuk mabuk atau kegiatan rekreasional lainnya.

Cara kerja Obat-Obat Tertentu tersebut menyasar pada bagian Susunan Syaraf Pusat di kepala yang dapat memicu ketagihan dan kerusakan permanen pada otak.

Koordinator Kelompok Substansi Cegah Tangkal Obat dan NAPZA Dewa Gede Bayu Rastika mengatakan penggunaan Samcodin di Bengkulu tergolong marak tidak hanya di kota tetapi sampai ke plosok-plosok Indonesia.
 

Reporter : Erin Andini 

Editor : Alma