Skip to main content
x
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mukomuko, Sirat Purnama, di Mukomuko, Rabu 18/12/2024 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Pemkab Mukomuko Targetkan 2026 Pembangunan Jembatan Timbang

Indonesiaraja.com,Mukomuko- Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menargetkan pembangunan jembatan timbang pada tahun 2026, Rabu (18/12/2024).

Pembangunan fasilitas ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dan melindungi jalan dari kerusakan akibat kendaraan yang melintas dengan muatan melebihi tonase.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mukomuko, Sirat Purnama, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan timbang akan dimulai pada tahun 2026, sementara perencanaan untuk proyek ini akan dimulai pada tahun 2025. 

"Jembatan timbang dibangun tahun 2026, pada tahun 2025 dimasukkan perencanaannya dulu," jelas Sirat saat dikonfirmasi pada Rabu (18/12/2024).

Proyek pembangunan jembatan timbang ini merupakan bagian dari program Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bengkulu. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui BPTD Kelas III Bengkulu akan membangun jembatan timbang untuk memastikan kendaraan yang melebihi tonase tidak merusak jalan, terutama di wilayah perbatasan antara Provinsi Bengkulu dan Sumatra Barat.

Sirat menjelaskan bahwa lahan yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan timbang sudah tersedia di rest area Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Koto Mukomuko. Namun, lahan tersebut masih belum dihibahkan oleh PT Agro Muko, perusahaan perkebunan kelapa sawit. 

"Lahan rest area itu sudah keluar dari hak guna usaha (HGU) PT Agro Muko, tetapi belum dihibahkan oleh perusahaan tersebut," ujar Sirat.

Pembangunan jembatan timbang ini sangat diharapkan dapat meningkatkan pengawasan jalan di Kabupaten Mukomuko. Selama ini, kendaraan pengangkut minyak sawit mentah (CPO) banyak melintas di wilayah utara Provinsi Bengkulu, sehingga pengawasan terhadap muatan kendaraan perlu diperketat. 

"Jembatan timbang ini penting agar pengawasan jalan menjadi lebih baik. Dengan begitu, kondisi jalan di Mukomuko dapat lebih terarah dan terjaga," ungkap Sirat.

Selain itu, keberadaan jembatan timbang di rest area Kelurahan Koto Jaya juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, khususnya untuk pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM). Di lokasi tersebut terdapat kios-kios yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan PAD Kabupaten Mukomuko.

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Meviitasari