Pemprov Bengkulu Sampaikan Usulan Raperda Tentang Penanaman Modal Dan Perizinan Usaha
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan usulan raperda tentang penanaman modal dan perizinan berusaha. Usulan ini disampaikan kepada DPRD Provinsi Bengkulu, dalam rapat paripurna. Selasa Sore 2/10/23
Gubernur Bengkulu mengatakan, sebelumnya raperda tentang penanaman modal ini sudah ada. Namun ada perubahan karena ada regulasi terbaru terkait Undang-Undang Cipta Kerja, selain itu ada pula sejumlah perubahan pengurusan izin.
Maka diperlukan raperda terbaru yang mengatur investasi dan kegiatan usaha di Bengkulu.
“Diusulkan karena ada revisi, kita sudah pernah penanaman modal tapi dulu belum mengakomodir terkait dengan Undang-Undang Cipta Kerja. Termasuk ada beberapa pengalihan perizinan, yang diambil kewenangan oleh pusat, jadi tinggal penyesuaiannya saja,” ucap Gubernur Bengkulu.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu Provinsi Bengkulu, pada triwulan 1 atau dari bulan Januari hingga Maret 2023 penanaman modal di Bengkulu tercatat mencapai Rp1,5 triliun.
Jumlah ini mengalami peningkatan menjadi Rp3,2 triliun pada triwulan 2 atau dari bulan April hingga Juni hingga bulan Agustus sudah tercatat Rp 4,2 triliun penanaman modal di Provinsi Bengkulu.
Selain itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi juga mendukung adanya usulan raperda tentang penanaman modal ini. Diharapkan raperda baru ini bisa menambah pendapatan asli daerah atau PAD Provinsi Bengkulu.
“Ketika perda ini menjadi peraturan daerah, ada peluang kita untuk menambah pendapatan asli daerah itu poin penting yang kita harapkan mudah-mudahan ini tidak ada masalah dan bisa diselesaikan pada masa sidang ketiga,” ujar Edwar Samsi Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu.
Tidak hanya penyampaian usulan raperda inisiatif Gubernur, agenda selanjutnya membahas APBD Provinsi Bengkulu tahun 2024.
Waka II DPRD Provinsi Bengkulu, Suharto, SE., MBA, menyebut, agenda di 2024 mendatang masih fokus untuk pembangunan bagi masyarakat.
“APBD Bengkulu memang lebih kecil namun, dalam pemanfaatan APBD tersebut diharapkan benar-benar tepat sasaran, artinya bisa bermanfaat untuk masyarakat luas. Alhamdulillah semua sudah kita lakukan sama seperti yang di ucapkan oleh Pak Gubernur,” ujar Suharto.
Reporter : Alansaputra
Editor : Alna
- 250060 views
