Skip to main content
x
Transmart Akan Tetap Melayani Customer, 7 Outlet Permanen Ditutup.(Foto:Chalik)

Transmart Milik Chairul Tanjung Tutup 7 Gerai Permanen

Indonesiaraja.com, Jakarta - Sebanyak tujuh gerai Transmart tutup permanen. Penutupan gerai Transmart ini tidak dilakukan serentak, namun bertahap sejak pandemi Covid-19. Vice President Corporate Communication Transmart, Satria Hamis, mengatakan ada  tujuh dari 95 gerai Transmart di Indonesia ditutup permanen.

“Benar. Ada beberapa gerai Transmart yang ditutup,” ujar Satria Hamid Rabu, (1/2/2023).

Transmart Akan Tetap Melayani Customert

Satria Hamid mengatakan bahwa penutupan gerai ini ditujukan untuk efisiensi. Transmart menghadapi perubahan pola marketstore masyarakat ke Online shof akibat pandemi. Akhirnya Transmart harus menutup gerainya untuk memperkuat bisnis retailnya.

Tujuh gerai yang ditutup berada di Mangga Dua Square, Jakarta Utara; Kuningan, Jakarta Selatan; Permata Hijau, Jakarta Selatan; Cempaka Mas, Jakarta Pusat; Ambasador, Jakarta Selatan; Tamini Square, Jakarta Timur; dan Kepri Mall, Batam.

“Masyarakat jangan khawatir, kami tetap akan melayani, mohon dukungan juga dari seluruh masyarakat,” kata Satria Hamid.

Profil Transmart

Dikutip dari Edwina Kartika Puspasari (dalam Aktivitas Social Media Marketing di PT. Trans Retail Indonesia), Transmart merupakan salah satu gerai retail milik PT Trans Retail Indonesia. PT Trans Retail Indonesia sendiri adalah satu perusahaan di bawah naungan CT Corp milik Chairul Tanjung

Pada awalnya, CT Corp berdiri dengan nama Para Group pada 1995. Perusahaan ini berfokus pada manufaktur dan perdagangan. Para Group terus berkembang hingga berganti nama menjadi CT Corp pada 2007.

Sedangkan Transmart sendiri merupakan hasil dari pembelian Carrefour. Carrefour didirikan oleh keluarga Fournier dan Defferey pada 1959 di Prancis. Lalu, Carrefour meluaskan retailnya ke Indonesia pada 1960. Dan pada 11 Oktober 1998, gerai pertama Carrefour Indonesia beroperasi.

CT Corp melalui PT Trans Retail melakukan pembelian 100 persen saham PT Carrefour Indonesia pada 2012. Dan kemudian Carrefour berganti nama menjadi Transmart Carrefour pada tanggal 20 Juni 2014.(DMW)