Skip to main content
x
Musim udang lobster di perairan Bengkulu, Rabu 16/10/24 (Foto:Hanny)

Udang Lobster Miliki Nilai Ekonomis Tinggi

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Musim udang lobster di perairan Bengkulu memang menjadi momen yang dinanti oleh para nelayan. Udang lobster memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga menjadi sumber penghasilan yang penting bagi masyarakat sekitar. Selain itu, keanekaragaman hayati di perairan tersebut juga mendukung keberadaan lobster.

Teknik penangkapan yang berkelanjutan sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memastikan bahwa populasi lobster tidak menurun drastis. Metode seperti penggunaan alat tangkap yang ramah lingkungan dan pengaturan waktu penangkapan dapat membantu melindungi spesies yang masih muda dan menjaga kelestarian habitat.

Namun, tantangan seperti perubahan iklim, yang dapat mempengaruhi suhu dan salinitas perairan, serta pencemaran yang berasal dari limbah industri dan pertanian, bisa berdampak besar pada kesehatan ekosistem laut. Edukasi dan kerjasama antara nelayan, pemerintah, dan organisasi lingkungan sangat penting untuk menghadapi masalah ini.

Diceritakan salah seorang nelayan pencari udang lopster Dianto (36), bahwa udang Lobster air laut itu bukan cuma enak dimakan, tapi juga punya segudang fakta menarik yang bikin kita geleng-geleng kepala. Udang Lopster di jual ratusan ribu rupiah perkilo gramnya bahkan mencapai jutaan rupiah perkilo gramnya, tergantung jenis dan bentuk dari lopster itu sendiri.

"Untuk lopster jenis mutiara dijual dengan harga mencapai 1 juta rupiah perkilo gram. Untuk lopster jenis hijau dijual diharga 390 ribu rupiah perkilo gramnya, dan jenis lopster batu atau bambu dijual dengan harga 170 ribu rupiah perkilo gramnya. Dengan harga lopster yang cukup fantastis menjanjikan," ujarnya saat diwawancarai pada Rabu 16./10/24. 

Berikut beberapa fakta unik udang lopster air laut yang jarang diketahui:

1. Melepas cangkang untuk pertumbuhan.

Setiap hewan tentu memiliki cara sendiri untuk melindungi diri dari serangan musuh atau dalam keadaan bahaya. Nah, lobster biasanya akan melepaskan cangkang ketika berada dalam keadaan darurat dan sedang terancam.

Namun tenang saja, sebab cangkang lobster yang dilepaskan ini bisa tumbuh kembali dalam masa pergantian kulit. Umumnya, lobster akan melepaskan dan menumbuhkan kembali cangkang tubuhnya sebanyak 20-30 kali selama hidupnya.


2. Lobster punya dua perut.

Keunikan dari lobster adalah memiliki dua perut, satu terletak dibagian yang kita anggap kepala lobster, tepat di belakang matanya. Perut ini berisi gigi yang digunakan untuk menghancurkan makanan. Setelah dihancurkan cukup baik, makanan akan disalurkan ke perut lain.


Keunikan lainnya, lobster mengeluarkan kencing dari wajahnya. Air kencing lobster dikeluarkan dari dekat antenanya. Sebab, organ-organ ekskresi, disebut kelenjar hijau, letaknya di sana. Urine mereka mengandung feromon, yang menenangkannya dan mengembalikan suasana hati. Lobster juga akan membuang air kecil di wajah lawannya ketika berkelahi untuk mengekspresikan diri.

 

3. Udang Lopster yang memiliki cakar tajam.

Walaupun hanya berukuran sekitar 30 cm, pastikan untuk berhati-hati jika berada di sekitar hewan ini. Hal ini karena, memiliki dua senjata mematikan, yaitu cakar yang tajam dan pukulan tinjunya. Cakarnya yang tajam digunakan untuk menusuk mangsanya.

 

 

 

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari