Skip to main content
x
Wakil Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, di Bengkulu Selatan, Sabtu 18/01/2025 (Foto:Syafrin Dani)/Indonesiaraja.com

Wakil Bupati Bengkulu Selatan Soroti Peristiwa Berdarah yang Libatkan Pelajar

Indonesiaraja.com,Bengkulu Selatan- Wakil Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajudin, menyayangkan terjadinya peristiwa berdarah yang kembali merenggut korban jiwa di wilayahnya. Yang lebih mengejutkan, sebanyak tiga orang pelaku dalam peristiwa tersebut masih berstatus pelajar, Sabtu (18/01/2025).

Rifai mengungkapkan rasa perihatin dan kekhawatirannya atas kejadian tersebut. Ia menilai, kejadian-kejadian seperti ini sudah seharusnya dicegah agar tidak mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum (Trantibum) di Bengkulu Selatan. Peristiwa memilukan ini menjadi salah satu topik penting yang dibahas dalam Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

“Ini adalah permasalahan sosial yang harus kita angkat di dalam rencana kegiatan Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan ke depan. Kami perlu meninjau kembali bagaimana solusi terbaik untuk masyarakat, agar kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Rifai.

Rifai juga menyoroti masalah kelompok-kelompok yang sering terlihat berkumpul, terutama di kalangan pelajar. Ke depan, ia berencana untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelompok-kelompok tersebut, termasuk pelajar yang sering menghabiskan waktu dengan nongkrong di tempat-tempat tertentu.

“Perhatian khusus akan diberikan bersama Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), FKUB, Wahana, dan pihak terkait lainnya untuk mengawasi kelompok-kelompok yang berkumpul dan berpotensi menimbulkan masalah,” ungkap Rifai.

Selain itu, Rifai menekankan pentingnya pengawasan terhadap peredaran minuman keras ilegal, yang sering kali menjadi pemicu tindakan kekerasan dan keributan. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, menurut Rifai, akan bekerja sama dengan pihak penegak hukum untuk memperketat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran miras ilegal.

“Ke depan, kami akan lebih ketat dalam pengawasan minuman keras ilegal. Kami juga akan melakukan penindakan secepat mungkin,” tegas Rifai.

Diharapkan, dengan langkah-langkah ini, ketenteraman dan ketertiban masyarakat Bengkulu Selatan dapat terjaga, serta peristiwa berdarah yang melibatkan pelajar dapat dicegah agar tidak terulang lagi di masa depan.

 

Reporter : Syafrin Dani

Editor : Sherly Mevitasari