Warga Kelurahan Padang Rejang Lebong DiHebohkan Seorang Petani Hnagus Terbakar Didalam Pondok
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Masyarakat di Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong dibuat geger, Amron (45) warga Kelurahan Kota Padang RT 08 RW 04 Kecamatan Kota Padang ditemukan tewas dengan cara mengenaskan.
Amron seorang Petani ditemukan dalam kondisi sudah hangus terpanggang di dalam pondok kebunnya yang ada di Sungai Pematang Buluan Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang.
"Benar, ada kejadiannya, sekarang jenazah sudah dimakamkan di TPU Desa Suka Rame," kata Kapolsek Kota Padang Iptu Mansyur Daut Manalu,S.H.
Kapolsek menjelaskan, sekitar pukul 07.00 WIB, keluarga korban berangkat dari rumahnya dengan tujuan pergi kekebun yang berada di Sungai Pematang Buluan Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang.
Sesampainya di pondok itu, kedua saksi terkejut dikarenakan melihat pondok milik korban sudah habis terbakar. Pada saat dilakukan pencarian di sekitar pondok tersebut korban tidak ditemukan hingga kemudian kedua saksi berkeliling mencari di seputaran kebun korban namun tidak juga ditemukan.
"Jadi ada keluarganya yang datang, ketika dicari dikebunnya hanya ditemukan pondok yang terbakar," jelas kapolsek.
Setelah tiga jam melakukan pencarian terhadap korban yang tidak ditemukan, para saksi ini mencari lagi di sekitar pondok korban yang sudah habis terbakar. Pada saat dilakukan pencarian ditemukan sepatu milik korban berada di bawah anak tangga pondok dan kemudian menemukan tubuh korban yang sudah hangus terbakar.
Melihat tubuh korban sudah hangus terbakar kemudian saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Padang.
"Korban ditemukan meninggal di dalam pondok yang terbakar," ujar kapolsek.
Saat olah TKP memang benar telah ditemukan mayat yang diduga adalah korban yang sudah hangus terbakar. Kemudian dari pihak keluarga korban meminta agar jenazah korban untuk dapat dibawa pulang ke rumahnya yang berada di Kelurahan Kota Padang.
Berdasarkan hasil rembukan keluarga, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi karena merasa kejadian tersebut murni musibah kecelakaan.
"Pihak keluarga korban pun bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi," kata kapolsek.
Reporter : Akbar
Editor : Alna
- 250084 views
