Skip to main content
x
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hj. Foritha Ramadhani Wati SE MSi, kaum media memiliki peran penting dalam pembangunan Provinsi Bengkulu, Sabtu 16/12/23 (Foto:Vonny)

Yayasan PIE Gelar Workshop Literasi Media Bekerjasama Dengan Provinsi Bengkulu

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Yayasan Peradapan Indonesia Emas (PIE) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu  menggelar kegiatan Workshop Literasi Media Digital, Sabtu 16/12/23 yang berlangsung selama dua hari. 

Kegiatan ini mengangkat tema 'Penguatan digital kaum muda, mewujudkan peradaban Indonesia emas dan pelatihan pemuda kreatif digital dalam rangkai HUT ke 55 Provinsi Bengkulu' yang dilaksanakan di salah satu Hotel Bengkulu. 

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hj. Foritha Ramadhani Wati SE MSi. 

Dalam Kesempatan ini Foritha menyampaikan bahwa kaum media memiliki peran penting dalam pembangunan Provinsi Bengkulu. Literasi digital adalah sebuah kemampuan untuk meggunakan, memahami dan menganalisis informasi yang diperoleh melalui teknologi digital.

 

 

Selaini itu, Jurnalis Tempo Phesi Ester Julikawati yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa literasi digital sangat penting bagi generasi muda untuk membentuk karakter yang lebih baik kedepannya.

"Literasi digital sangat penting bagi generasi muda untuk membangun dan mengembangkan keterampilan, untuk mengetahui tentang keamanan online, privasi data dan etika digital, untuk mengetahui tentang penggunaan teknologi media secara produktif dan bertanggung jawab, Untuk mengembangkan keterampilan digital agar sukses dimasa depan," katanya

Phesi menambahkan, selain literasi digital ada yang namanya Personal branding yakni proses pembentukan persepsi masyarakat atau publik terhadap aspek yang dimiliki seseorang, aspek ini meliputi keperibadian, nilai, kemampuan serta persepsi positif yang ditimbulkan atau ada dalam diri individu.

"Generasi muda tidak hanya bisa menggunakan teknologi digital tetapi juga harus bisa memahami bagaimana caranya menggunakan teknologi yang ada itu sebaik mungkin karena yang kita ketahui dunia digital itu ada dampak positif dan negatif nya, tergantung individu masing-masing mau memanfaatkan teknologi itu kearah mana. Kita harapkan mereka bisa membantu menjadi calon penerus bangsa yang paham dunia digital dan bisa memanfaatkan dunia digital ini secara positif," tutupnya

 

 

 

 

Reporter : Vonny Ficy Wulandari, S.E

Editor : Erin Andani