Skip to main content
x
Rohidin Mersyah selaku Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Kamis 31/10/24 (Foto:Hanny)

KAGAMA Lanjutkan Program Chantelan, Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Olah Sampah

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Rohidin Mersyah selaku Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) memimpin kegiatan bakti sosial yang diber nama "Chantelan" di Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu, kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolahan sampah yang ramah lingkungan. Kamis 31/10/24. 

Dengan mengajak masyarakat untuk membawa sampah rumah tangga dan menukarkannya dengan barang kebutuhan, program ini tidak hanya membantu mengurangi sampah,

Pendekatan yang inovatif ini dapat menjadi cara yang efektif untuk mendidik masyarakat tentang tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan melibatkan warga secara langsung, diharapkan mereka bisa lebih memahami dampak dari sampah dan bagaimana cara mengelolanya dengan benar. 

Rohidin Mersyah menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk mendidik dan melatih warga agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

"Perubahan perilaku dalam mengelola sampah memang bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, kami di KAGAMA berkomitmen untuk memberikan edukasi mengenai cara mengelola sampah yang benar, sekaligus mengurangi jumlah sampah rumah tangga yang dihasilkan," ujar Rohidin. 

Aksi sosial Chantelan yang telah berlangsung selama beberapa tahun menunjukkan komitmen KAGAMA dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat Bengkulu. Dengan keterlibatan tokoh pemuda seperti Frans, program ini semakin kuat dalam meningkatkan kesadaran akan pengelolaan sampah.

Fakta bahwa sekitar 70% sampah di TPA Air Sebakul berasal dari sampah rumah tangga menyoroti pentingnya inisiatif seperti ini. Dengan kolaborasi antara KAGAMA dan masyarakat, diharapkan volume sampah dapat berkurang dan pengelolaan sampah dapat lebih efektif.

“Sampah di TPA sebagian besar adalah sampah organik. Dengan mengajak warga untuk membawa sampah rumah tangga mereka, kami berharap bisa mengurangi jumlah sampah dan mempromosikan pengelolaan yang lebih baik,” ungkap Frans.

Respon dari masyarakat pun sangat positif. Mis, seorang warga berusia 45 tahun, menyatakan rasa terima kasihnya kepada Rohidin Mersyah atas inisiatif Chantelan. 

“Terima kasih, Pak Rohidin. Kami berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan di masa mendatang,” tutupnya. 

Program ini tidak hanya membantu lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang tanggung jawab sosial terhadap sampah.

 

 

 

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Mevitasari