Skip to main content
x
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, Kamis 5/12/24 (Foto:Hanny)

Mendagri RI Akan Berkunjung Ke Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah Harapakan Kunjungan Ini Dapat Memotivasi

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian akan berkunjung ke Provinsi Bengkulu, kunjungan ini akan memeberikan motivasi dan pencerahan kepada ASN di Bengkulu terkait peristiwa OTT oleh KPK RI pada 23 November 2024 lalu. 

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, menyampaikan bahwa pihaknya sedang memepersiapkan kedatangan kemendagri, Ia menegaskan bahwa kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen ASN di Bengkulu terhadap integritas, profesionalisme, dan tata kelola pemerintahan yang bersih. 

"Kami ingin memastikan bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran, sehingga seluruh ASN dapat bekerja dengan lebih baik, transparan, dan bertanggung jawab," ujar Plt Gubernur Bengkulu, Kamis 5/12/24. 

Kunjungan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, ke Bengkulu juga akan menjadi sarana konsolidasi penting bagi pemerintahan daerah. Selain untuk memperbaiki citra pemerintahan daerah, kunjungan ini bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai anti-korupsi di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat luas.

"Kami saat ini tengah mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut kedatangan Mendagri. Kegiatan tersebut rencananya akan dihadiri oleh seluruh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), kepala dinas, serta ASN eselon II dan III dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota," kata Rosjonsyah.

Agenda pencerahan yang akan diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian diharapkan dapat memulihkan semangat kerja ASN pasca-musibah yang menimpa pemerintah daerah Bengkulu, akibat kasus yang melibatkan beberapa pejabat tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional pemerintahan di tengah situasi yang sedang berlangsung, serta memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan bebas korupsi.

Saat ini, kunjungan Mendagri masih menunggu kesiapan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dan jadwal resmi dari Tito Karnavian. Sebagai bagian dari persiapan, Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah menyiapkan lokasi berkapasitas besar untuk mengakomodasi semua peserta yang akan hadir dalam acara tersebut, yang diperkirakan melibatkan ASN, pejabat daerah, dan masyarakat setempat.

"Dengan kunjungan ini, diharapkan stabilitas pemerintahan dan kinerja ASN di Bengkulu dapat kembali optimal," singkat Rosjonsyah.

Seperti diketahui, sebelumnya KPK menetapkan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama dua pejabat lainnya, yaitu Sekretaris Daerah Isnan Fajri dan Ajudan Gubernur Evrianshah, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi. 

Ketiga tersangka diduga melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, delapan orang ditangkap, namun hanya tiga yang ditetapkan sebagai tersangka, sementara lima lainnya berstatus saksi.

 

 

 

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Shelry Mevitasari