Meninggal di Dempo, Jenazah Deko Avriansah Tiba di Rumah Duka, Disambut Histeris
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Jenazah Deko Avriansah (21), korban yang meninggal dunia saat mendaki Gunung Dempo Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, akhirnya tiba di rumah duka di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, pada Jumat malam (03/01/2025).
Jenazah yang tiba sekitar pukul 19.47 WIB langsung disambut oleh keluarga dan warga setempat.
Ketua RT 6 Kelurahan Sukaraja, Arman Hadi, mengatakan bahwa sesampainya jenazah di rumah duka, keluarga langsung melaksanakan fardu kifayah dan memakamkan almarhum di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Sukaraja.
"Jenazah tiba sekitar pukul 19.47 WIB, langsung dilaksanakan fardu kifayah, dan jenazah segera dimakamkan di TPU Kelurahan Sukaraja," kata Arman Hadi di lokasi pemakaman.
Deko Avriansah, yang diketahui berangkat mendaki Gunung Dempo pada Minggu (29/12/2024) bersama temannya, Angga, menerima kabar duka yang datang dari tim BPBD Kota Pagar Alam. Pihak BPBD menghubungi keluarga sebelum subuh pada hari yang sama, menginformasikan bahwa Deko meninggal saat berada di puncak Gunung Dempo. Setelah menerima kabar tersebut, keluarga langsung bergerak menuju Pagar Alam untuk menjemput jenazah.
"Pihak keluarga menerima kabar dari BPBD Pagar Alam sebelum subuh tadi (03/01/2025). Kami segera berangkat menjemput jenazah," ujar Arman Hadi.
Paman korban, Pazul Liyanto (51), yang ditemui di lokasi pemakaman, mengungkapkan bahwa Deko adalah anak keempat dari empat bersaudara pasangan Madi (alm) dan Ima. Pazul mengungkapkan bahwa Deko sangat menyukai kegiatan pendakian gunung, dan tidak ada tanda-tanda atau gelagat yang menunjukkan adanya masalah sebelum berangkat.
"Dia sangat riang dan ceria saat berangkat bersama temannya, Angga. Tidak ada yang menunjukkan tanda-tanda sesuatu yang buruk. Deko sangat hobi mendaki gunung," ujar Pazul.
Pazul juga menambahkan bahwa Deko baru saja menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) 6 di Desa Padang Pelawi, Kecamatan Sukaraja, pada tahun 2024. Sebelum mendaki Gunung Dempo, Deko juga pernah mendaki Bukit Kaba di Rejang Lebong, sebuah kegiatan yang memang menjadi kesukaannya.
"Kami sangat terkejut dengan kejadian ini. Deko baru lulus SMA dan sudah merencanakan untuk melanjutkan pendidikan. Dia memang sangat hobi mendaki gunung, dan kami tidak menyangka ini akan terjadi," ujar Pazul.
Pazul juga mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada tim BPBD Kota Pagar Alam dan tim gabungan yang telah melakukan evakuasi terhadap Deko Avriansah dari puncak Gunung Dempo hingga akhirnya diserahkan kepada keluarga.
"Kami sangat berterima kasih kepada BPBD Kota Pagar Alam dan tim gabungan yang telah berusaha keras untuk mengevakuasi ponakan kami dari puncak gunung dan mengantarkannya dengan selamat ke rumah kami. Terima kasih banyak," ucap Pazul Liyanto.
Deko Avriansah diketahui mendaki Gunung Dempo bersama temannya Angga pada Minggu, 29 Desember 2024. Namun, pada Jumat dini hari (03/01/2025), tim SAR dan BPBD Pagar Alam menerima laporan bahwa Deko meninggal di puncak gunung. Tim SAR kemudian melakukan evakuasi dan membawa jenazah Deko ke Pagar Alam sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga.
Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi para pendaki gunung untuk lebih berhati-hati dan mempersiapkan diri dengan baik dalam setiap pendakian, serta memastikan keselamatan selalu menjadi prioritas utama.
Reporter: Hanny Try
Editor: Sherly Mevitasari
- 250056 views
