Pemadaman Listrik 4 Jam di Sungai Serut, PLN Lakukan Perbaikan Jaringan
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Warga Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, mengalami pemadaman listrik selama empat jam pada Selasa (10/12/2024). Pemadaman yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini dilakukan oleh PLN sebagai bagian dari pemeliharaan jaringan listrik.
Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Bengkulu, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa pemadaman tersebut bertujuan untuk perbaikan konstruksi jaringan dan pembersihan jalur kabel listrik dari gangguan eksternal, seperti pohon tumbang dan ranting yang menyentuh kabel.
"Kegiatan pemeliharaan ini kami lakukan agar pasokan listrik tetap andal dan terhindar dari potensi gangguan ke depan. Proses pembersihan jaringan bertujuan untuk memastikan tidak ada gangguan dari pohon atau ranting yang dapat mengganggu kabel listrik," ujar Ahmad Fauzi saat ditemui di kantornya, Selasa (10/12/2024).
Selain pembersihan jaringan, tim teknis PLN juga melakukan pemeriksaan konstruksi dan penggantian komponen yang sudah usang. Pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan saat cuaca buruk.
Ahmad Fauzi meminta masyarakat untuk bersabar dan memahami pentingnya proses ini demi kualitas layanan listrik yang lebih baik. Ia juga mengimbau warga agar melaporkan potensi gangguan seperti pohon yang terlalu dekat dengan kabel listrik.
"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat akibat pemadaman ini. Untuk ke depannya, kami berharap warga bisa membantu mengawasi lingkungan sekitar jaringan listrik dan melaporkan jika ada potensi gangguan," tambahnya.
Pemadaman listrik selama empat jam ini berdampak pada aktivitas harian warga. Siti Aisyah (34), seorang ibu rumah tangga, mengaku aktivitas memasak dan mencuci baju di rumah terganggu akibat pemadaman tersebut.
"Kami sudah tahu akan ada pemadaman, tapi tetap saja aktivitas di rumah terganggu, terutama memasak dan mencuci baju. Semoga ke depannya pemberitahuan pemadaman bisa disampaikan lebih awal," ujar Siti.
Hal senada disampaikan Arman (45), seorang pedagang di Pasar Bentiring. Ia mengaku pemadaman listrik memengaruhi operasional kulkas yang digunakan untuk menyimpan daging dan ikan segar.
"Kalau listrik mati, kulkas saya ikut mati, dan ini berpengaruh pada kesegaran dagangan. Mudah-mudahan pemadaman tidak terlalu sering, apalagi di jam-jam sibuk seperti ini," ucap Arman.
PLN mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pengumuman resmi terkait jadwal pemeliharaan. Ahmad Fauzi juga mengimbau warga agar tidak mencoba memperbaiki kerusakan jaringan listrik secara mandiri.
"Jika masyarakat menemukan gangguan pada jaringan listrik, jangan memperbaikinya sendiri. Segera laporkan ke pihak PLN melalui call center 123 atau aplikasi PLN Mobile," tegas Ahmad Fauzi.
PLN Bengkulu berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan jaringan secara rutin guna memastikan pasokan listrik yang stabil dan andal. Dengan kerjasama dan dukungan dari masyarakat, proses pemeliharaan diharapkan berjalan lebih lancar tanpa gangguan besar di masa mendatang.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250079 views
