Skip to main content
x
Pemerintah Kota Bengkulu terus mendorong pembentukan Bank Sampah, di Bengkulu, Senin 27/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Pemkot Bengkulu Dorong Pembentukan Bank Sampah di Setiap Kelurahan untuk Kelola Sampah dengan Lebih Baik

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Pemerintah Kota Bengkulu terus mendorong pembentukan Bank Sampah di seluruh kelurahan sebagai upaya mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Salah satu manfaat utama dari keberadaan Bank Sampah adalah pengurangan jumlah sampah yang harus dibuang ke TPA, yang sering kali sudah menghadapi kapasitas penuh dan kesulitan dalam pengelolaannya, Senin (27/01/2025).

Konsep Bank Sampah berfungsi sebagai sistem pengumpulan dan daur ulang sampah secara komersial, di mana sampah yang sudah dipilah bisa dijual atau didaur ulang. Dengan adanya Bank Sampah, sampah yang sebelumnya terbuang begitu saja dapat dimanfaatkan kembali, baik untuk kebutuhan ekonomi maupun lingkungan.

Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan setiap kelurahan di kota ini memiliki minimal satu Bank Sampah. Hal ini diharapkan dapat mempermudah pengelolaan sampah secara terorganisir mulai dari tingkat kelurahan, RT, RW, sehingga mampu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, seperti yang telah diterapkan di kawasan Cempaka Permai, Lempuing, dan kelurahan lainnya.

Pj Walikota Bengkulu, melalui Pj Sekda Eko Agusrianto, menyampaikan harapannya agar Bank Sampah bisa hadir di seluruh kelurahan di Kota Bengkulu. 

"Saya berharap bank sampah seperti ini bisa hadir di setiap kelurahan di Kota Bengkulu. Sehingga satu di antara persoalan bisa kita atasi dan bisa kita nikmati hasilnya secara bersama-sama," ujar Eko.

Eko juga mengapresiasi seluruh perangkat kelurahan di Kecamatan Kota Bengkulu yang telah aktif mendukung program Pemerintah Kota terkait pengelolaan sampah. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

"Kota ini milik kita, tidak boleh kita merasa numpang di sini. Persoalan sampah ini adalah tanggung jawab bersama. Maka untuk menyelesaikan masalah sampah ini, tidak bisa mengandalkan pemerintah saja, tentu dibutuhkan kerjasama yang dimulai dari diri sendiri, masyarakat, dan pihak lainnya," pungkas Eko.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari