Pemkot Bengkulu Himbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan Selama Perayaan Tahun Baru 2025
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Menyambut pergantian tahun baru, biasanya masyarakat Kota Bengkulu merayakannya dengan berbagai acara seperti bakar-bakar, salah satunya adalah bakar jagung, Selasa (31/12/2024).
Meskipun tidak ada yang salah dengan tradisi tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar, terutama terkait dengan sampah yang dihasilkan selama perayaan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Riduan, melalui Kepala Bidang Pengolahan Sampah, Rusman Effendi, menyampaikan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah kulit jagung, kelapa, botol-botol minuman, bungkus makanan, dan sampah kulit durian yang diperkirakan akan meningkat seiring dengan musim durian yang terjadi bertepatan dengan perayaan tahun baru.
"Sampah kulit durian menjadi perhatian khusus kami. Banyak pedagang durian yang membuang sampah durian ke tempat yang tidak semestinya, seperti di samping PTM menuju KZ Abidin, di belakang kantor Kemenag, dan di Jalan Bangka Kelurahan Belakang Pondok," kata Rusman. "Akhirnya, petugas kami yang harus mengangkutnya ke TPA," tambahnya.
Rusman menghimbau kepada seluruh pedagang durian, yang saat ini marak menjamur di Kota Bengkulu, agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan.
"Kami minta pedagang untuk memasukkan sampah durian ke dalam karung dan tidak membuangnya sembarangan. Jangan sampai sampah tersebut berserakan di jalanan," tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sampah durian sering dibuang oleh pedagang melalui pihak ketiga yang dibayar untuk membuang sampah, namun sayangnya banyak yang membuangnya di lokasi yang tidak sesuai. Untuk itu, Rusman mengingatkan agar kerjasama antara pedagang dan masyarakat untuk menjaga kebersihan tetap terjalin.
"Kami juga berharap masyarakat yang merayakan tahun baru tidak membuang sampah sembarangan, terutama di area wisata atau tempat umum lainnya," tambah Rusman.
Selain itu, untuk mengatasi masalah sampah yang dihasilkan, DLH Kota Bengkulu berencana untuk membeli mesin pencacah sampah kelapa pada tahun 2025. Mesin ini juga dapat digunakan untuk mencacah sampah kulit durian, sehingga dapat mengurangi volume sampah organik yang menumpuk di kota.
"Mudah-mudahan rencana pengadaan mesin pencacah ini bisa mendapat dukungan dari Walikota yang baru nanti. Mesin ini diharapkan bisa membantu kami mengelola sampah lebih efisien," ujarnya.
Dengan adanya imbauan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh masyarakat dan pedagang dapat menjaga kebersihan dan turut berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat menjelang pergantian tahun. Selain itu, kebersihan lingkungan juga akan berdampak positif terhadap citra Kota Bengkulu sebagai tujuan wisata yang ramah lingkungan.
"Mari kita rayakan tahun baru dengan penuh semangat, namun tetap menjaga kebersihan dan lingkungan sekitar," pungkas Rusman.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250046 views
