Skip to main content
x
Rohidin Mersyah, sambangi kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu, Jumat 25/10/24 (Foto:Hanny)

Rohidin Sambangi Bawaslu Terkait Klarifikasi Tudingan Money Politik

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Calon gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, sambangi kantor Bawaslu Provinsi Bengkulu untuk mengklarifikaasi terkait dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan oleh masyarakat pada Kamis 24/10/24. 

Dalam pernyataannya, Rohidin menjelaskan bahwa klarifikasi tersebut berkaitan dengan dua laporan yang dilayangkan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalani proses hukum dengan transparan dan siap memberikan penjelasan lebih lanjut kepada pihak berwenang. Langkah ini menunjukkan keseriusan Rohidin dalam menjaga integritas dan kredibilitas proses pemilihan.

"Hari ini saya melakukan klarifikasi atas dua laporan yang dilayangkan masyarakat kepada saya," kata Rohidin, yang didampingi oleh penasehat hukumnya dalam proses tersebut.

Kemudian, Rohidin diminta menjawab 22 pertanyaan yang diajukan oleh Bawaslu Prrovinsi Bengkulu, salah satu yang di jawabnya terkait kegiatan di daerah ketahun, Bengkulu Utara, yang mana rohidin sedang menghadiri acara syukuraan dari partai Golkar yang diadakan oleh tim Pemenang Rohidin sendiri. 

Pada saat itu Rohidin menyawer masyarakat yang sedang bernyanyi yang mana menurutnya itu hal yang biasa kalo di dusun setiap yang bernyanyi itu di sawer, yang disawer tersebut adalah orang-orang dari tim pemenangnya itu sendiri. 

“Hal yang kita klarifikasi yaitu laporan di daerah Ketahun, Bengkulu Utara, di mana saya menghadiri kegiatan partai Golkar dan kita melakukan saweran. Uangnya berasal dari tuan rumah. Saya kira budaya saweran saat hiburan itu bukan hanya di Bengkulu, tetapi di seluruh Indonesia. Kalau ada yang menyanyi, kita sawer, kalau tidak, dianggap pelit," jelas Rohidin.

Ia menambahkan kegiatan tersebut adalah bagian dari syukuran kemenangan Juhaili anggota DPRD Provinsi Bengkulu, yang dihadiri secara pribadi sebagai ketua partai Golkar Provinsi Bengkulu, bukan sebagai calon gubernur. 

"Yang harus digarisbawahi adalah tidak ada ajakan untuk memilih, karena saat itu bukan jadwal kampanye saya," tegasnya.

Selain itu, Rohidin juga menjelaskan terkait video yang memperlihatkan dirinya di sebuah pasar kaget saat dalam perjalanan menuju Kaur. Ia membantah ada niat kampanye dalam perjalanan tersebut. 

"Saya mampir dan beli secara merata, sedikit-sedikit dari para pedagang. Pada prinsipnya, kita kooperatif, dan hal ini juga merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengikuti aturan pemilu," sambung Rohidin

Rohidin menekankan komitmennya untuk menjalankan pemilu yang berintegritas dan mengikuti semua aturan yang berlaku. 

 

 

 

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Mevitasari