Skip to main content
x
Yuliansyah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Senin 21/10/24

Sepanjang Januari-Oktober Telah Mendata Kasus Kebakaran Kota Bengkulu

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Damkar Kota Bengkulu telah menangani kasus kebakaran sebanyak 106 kebakaran dan 288 aksi evakuasi serta penyelamatan Kota Bengkulu sepanjang Januari hingga Oktober 2024.

Yuliansyah, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, menegaskan bahwa pencapaian yang diraih merupakan wujud komitmen mereka untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menambahkan bahwa fokus mereka tidak hanya terbatas pada memadamkan api, tetapi juga mencakup berbagai tindakan penyelamatan dalam situasi darurat, memastikan keselamatan warga dalam berbagai kondisi.

"Melayani masyarakat adalah tanggung jawab kami. Tindakan sekecil apapun terkait keselamatan harus kami tangani," kata Yuliansyah saat diwawancarai, Senin 21/10/24

Selain menangani kebakaran, personel Dinas Pemadam Kebakaran juga aktif dalam berbagai evakuasi, seperti memindahkan sarang tawon, mengamankan ular yang masuk ke rumah, dan menangani situasi gawat darurat lainnya. 

Ini menunjukkan bahwa peran mereka jauh lebih luas daripada sekadar pemadaman api; mereka juga berkomitmen untuk menjaga keselamatan masyarakat secara menyeluruh. Keberadaan mereka memberikan rasa aman dan perlindungan dalam berbagai kondisi.

Dinas Pemadam Kebakaran secara rutin memberikan edukasi kepada masyarakat terkait cara menghadapi situasi darurat. Edukasi ini meliputi informasi tentang penggunaan peralatan listrik yang aman hingga cara penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar. 

"Kami selalu mengimbau dan memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran," jelas Yuliansyah.

Yuliansyah berharap masyarakat Kota Bengkulu dapat terus bekerja sama dalam mencegah dan mengurangi risiko kebakaran. 

"Kami berharap masyarakat lebih peduli dengan keselamatan di lingkungannya, sehingga potensi kebakaran dapat ditekan," tutupnya

 

 

 

 

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Mevitasari