Skip to main content
x
Seorang pria tega membacok istri dan anak kandungnya sendiri, di Kaur, Sabtu 28/12/2024 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Tragedi Berdarah di Kaur: Pria Bacok Istri dan Anak Kandung, Polisi Masih Dalami Kasus

Indonesiaraja.com,Kaur- Peristiwa kekerasan kembali menghebohkan Kabupaten Kaur. Seorang pria tega membacok istri dan anak kandungnya sendiri menggunakan senjata tajam di Desa Sawah Jangkung, Kecamatan Kaur Selatan. Meski korban selamat, keduanya mengalami luka bacok serius dan kini dalam perawatan medis, Sabtu (28/12/2024).

Pelaku, yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), saat ini telah dibawa oleh keluarga ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bengkulu untuk mendapatkan perawatan kejiwaan. Keluarga dan warga sekitar mengonfirmasi bahwa pria tersebut memang kerap menunjukkan perilaku tidak stabil akibat gangguan mental yang dialaminya.  

Polisi setempat telah mengamankan pelaku untuk menghindari kejadian serupa. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah desa mengenai perkembangan lebih lanjut.

Di sisi lain, tragedi pembunuhan nenek dan cucunya di Desa Karang Dapo, Kecamatan Semidang Gumay, yang terjadi delapan hari lalu masih menjadi misteri. Hingga saat ini, aparat kepolisian belum berhasil mengidentifikasi pelaku maupun motif di balik aksi keji tersebut.  

Cuaca buruk pada malam kejadian diduga menjadi salah satu faktor yang menyulitkan pengungkapan kasus. Hujan deras, angin kencang, serta padamnya listrik membuat peristiwa ini luput dari perhatian warga sekitar.  

Tokoh masyarakat, Martinasulistyawati, menyatakan keprihatinannya terhadap lambannya proses pengungkapan kasus ini. 

“Keluarga korban belum mendapat keadilan. Kami berharap kepolisian dapat segera mengungkap identitas pelaku dan memberikan keadilan kepada keluarga korban,” ucapnya.  

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap percaya pada proses hukum dan mendukung upaya kepolisian dalam mengusut tuntas tragedi yang mengguncang Kabupaten Kaur ini.  

Warga Kabupaten Kaur terus berdoa agar kedua kasus ini dapat segera menemukan titik terang. Dukungan moral kepada aparat kepolisian pun terus mengalir.  

Masyarakat berharap keadilan bagi para korban, baik yang selamat maupun yang telah meninggal, dapat segera terwujud. 

"Apapun motif yang melatarbelakanginya, pelaku harus dihukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tutup Martinasulistyawati.  

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya deteksi dini dan penanganan masalah kesehatan mental, serta perlunya peningkatan keamanan dan pengawasan di lingkungan masyarakat.

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Meviitasari