Waktu Tunggu Ibadah Haji di Mukomuko Capai 24 Tahun, Warga Diminta Bersabar
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengungkapkan bahwa waktu tunggu untuk pelaksanaan ibadah haji di daerah tersebut kini telah mencapai 24 tahun.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Kemenag Mukomuko, Widodo, yang mengungkapkan kekhawatirannya terkait lamanya daftar tunggu bagi calon jamaah haji di wilayah tersebut, Jumat (27/12/2024).
Widodo menjelaskan bahwa dengan daftar tunggu yang semakin panjang, kemungkinan waktu tunggu ini akan terus bertambah setiap tahunnya.
“Saat ini daftar tunggu haji di Kabupaten Mukomuko sudah mencapai 24 tahun, dan kemungkinan setiap tahun daftar tunggu ini terus bertambah,” ujar Widodo.
Jumlah warga yang terdaftar dalam daftar tunggu haji di Kabupaten Mukomuko saat ini mencapai 4.008 orang. Artinya, dengan waktu tunggu yang sangat lama, banyak warga yang harus menunggu beberapa dekade sebelum dapat melaksanakan ibadah haji.
Terkait dengan kuota haji untuk Kabupaten Mukomuko tahun 2025, Widodo menyebutkan bahwa kuota tersebut masih tetap sama seperti tahun sebelumnya, yakni sebanyak 167 orang. Tidak ada penambahan kuota yang signifikan pada tahun depan.
"Kuota haji untuk tahun 2025 ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni 167 orang, dan belum ada penambahan," katanya.
Dengan kuota yang terbatas dan daftar tunggu yang panjang, Widodo mengimbau warga yang masuk dalam daftar tunggu untuk bersabar. Meski demikian, pihak Kemenag terus berusaha untuk mengupayakan penambahan kuota haji setiap tahunnya.
Widodo juga menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan penambahan kuota haji, terutama bagi warga yang sudah berusia lanjut. Menurutnya, penambahan kuota haji ini biasanya diumumkan pada bulan Februari atau Maret setiap tahunnya.
"Penambahan kuota haji biasanya keluar sekitar bulan Februari atau Maret, dan biasanya diprioritaskan untuk warga yang sudah lanjut usia," tambah Widodo.
Namun, ia juga menegaskan bahwa penambahan kuota haji tidak bisa dilakukan sembarangan karena setiap keputusan sudah melalui perhitungan yang matang.
"Semua penambahan kuota sudah melalui prosedur dan perhitungan yang tepat, tidak bisa sembarangan ditambah," tegas Widodo.
Widodo menyarankan kepada warga yang saat ini berada dalam daftar tunggu untuk bersabar dan terus menunggu kesempatan.
"Mudah-mudahan setiap tahun ada penambahan kuota haji, sehingga warga bisa lebih cepat berangkat haji," harapnya.
Sementara itu, bagi mereka yang sudah terdaftar dalam daftar tunggu, mereka sudah dapat mengetahui perkiraan waktu keberangkatan mereka berdasarkan nomor porsi haji. Urutan dalam daftar tunggu haji diatur sesuai dengan nomor porsi yang paling kecil, sehingga calon jamaah haji dapat memprediksi kapan giliran mereka tiba.
Meskipun menghadapi tantangan besar dengan daftar tunggu yang panjang, Widodo tetap optimis bahwa setiap tahun akan ada penambahan kuota haji, meskipun secara terbatas. Harapannya, dengan kuota yang terbatas dan permintaan yang tinggi, lebih banyak warga Kabupaten Mukomuko yang dapat melaksanakan ibadah haji dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Untuk saat ini, Widodo mengimbau agar warga yang masuk dalam daftar tunggu haji dapat terus menjaga semangat, bersabar, dan tetap menantikan giliran mereka untuk berangkat ke tanah suci.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Meviitasari
- 250023 views
