Skip to main content
x
Impian kita dari kualitas penyelenggaraan Tabut tahun ini bisa naik kelas, dari segi tempat, waktu, materi perayaan itu sudah kita sepakati dan ini betul-betul kita bakukan untuk ditaati oleh semua pihak. (Foto:Soni)

Tabut Menjadi Event Nasional Budaya Religius, Gubernur: Libatkan Negara Jazirah Arab

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Festival Tabut Bengkulu Tahun 2023 agar digelar dengan meriah. Sebab, semenjak pandemi COVID-19 beberapa agenda Tabut dibatasi penyelenggaraannya. Festival Tabut Bengkulu sendiri kembali masuk Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meyakini Tabut Bengkulu  akan menjadi event nasional berbasis budaya serta kearifan lokal, maka diharapkan dapat terus naik kelas, dari semua aspek yang ada.

"Impian kita dari kualitas penyelenggaraan Tabut tahun ini bisa naik kelas, dari segi tempat, waktu, materi perayaan itu sudah kita sepakati dan ini betul-betul kita bakukan untuk ditaati oleh semua pihak," jelas Gubernur Rohidin saat Rapat Perdana Persiapan Perayaan Tabut 2023, Senin (10/4/2023).

Tak kalah penting tambah Gubernur, Tabut 2023 pihak masyarakat pelaku usaha juga ikut terlibat, juga provinsi tetangga dan negara-negara jazirah Arab

Gubernur Rohidin dalam kesempatan ini juga menginginkan agar seluruh anggota Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) Bencoolen sebagai pewaris juga pengelola, dapat saling menguatkan untuk mensukseskan Tabut 2023.

Tak kalah penting tambah Gubernur, Tabut 2023 pihak masyarakat pelaku usaha juga ikut terlibat, juga provinsi tetangga dan negara-negara jazirah Arab.

"Kita juga akan melibatkan provinsi tetangga, negara-negara yang berhubungan dengan Tabut, sehingga nanti ada kolaborasi dan sinkronisasi," terang Gubernur Rohidin.

Sementara itu Ketua KKT Bencoolen Syafril menuturkan bahwa KKT Bencoolen siap untuk berkolaborasi dan bersinergi untuk menyukseskan Festival Tabut Bengkulu 2023. Penyelenggaraan Tabut sendiri dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari 1 hingga 10 Muharram setiap tahunnya. (DMW)