Skip to main content
x
Wakil Bupati Seluma resmikan rumah warga penerima Program BSPS dari Kementerian PUPR di Desa Kungkai Baru, Sabtu 18/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Wakil Bupati Seluma Resmikan Rumah Bantuan BSPS di Desa Kungkai Baru

Indonesiaraja.com,Seluma- Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, meresmikan dan memasang peneng pada rumah warga penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR di Desa Kungkai Baru, Kecamatan Air Periukan. Acara ini menjadi bukti nyata keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Sabtu (18/01/2025).

Kepala Dinas Perkimhub Seluma, Erlan Suadi, SP, M.AP., mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, sebanyak 47 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kungkai Baru telah ditingkatkan menjadi rumah layak huni dan sehat. Secara total, program BSPS di desa ini mencakup 106 rumah.  

“Di tahun 2024, sebanyak 340 RTLH di Kabupaten Seluma berhasil dituntaskan menjadi rumah layak huni dan sehat. Hingga saat ini, total keseluruhan RTLH yang telah dientaskan mencapai 4.200 rumah, dengan sumber dana dari APBN melalui BSPS, APBD melalui Bantuan Rumah Swadaya (BRS), APBD Provinsi Bengkulu, dan Baznas Kabupaten Seluma,” jelas Erlan.  

Ia juga menambahkan bahwa minggu depan, peresmian serupa akan dilaksanakan di Desa Bakal Dalam, sebagai kelanjutan dari program ini.  

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Seluma mengapresiasi kerja keras Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Bengkulu yang telah mendampingi pelaksanaan program BSPS-PKE dari tahap awal hingga selesai.  

“Program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan serta mencegah stunting di Kabupaten Seluma. Kami berterima kasih atas kerja sama dan dedikasi Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Bengkulu yang selalu mendampingi demi keberhasilan program ini,” ujar Wakil Bupati Gustianto.  

Program BSPS ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Seluma, memberikan hunian yang layak, sekaligus mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari