BPS Bengkulu: Nilai Ekspor Lintah Bengkulu Oktober 2024 Naik 76,09%
Indonesiaraja.com, Bengkulu- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu melaporkan bahwa nilai ekspor lintah Bengkulu pada Oktober 2024 mengalami kenaikan signifikan sebesar 76,09% dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini terungkap dalam data ekspor yang dirilis oleh BPS Bengkulu, yang juga mencatat adanya penurunan nilai ekspor secara keseluruhan untuk periode tersebut, Kamis (05/12/2024).
Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir. Win Rizal ME, mengungkapkan bahwa meskipun secara total ekspor Provinsi Bengkulu pada Oktober 2024 tercatat turun 19,55%, komoditas lintah menunjukkan tren positif dengan peningkatan yang cukup signifikan.
"Ekspor lintah pada Oktober 2024 tercatat sebesar US$ 3,89 ribu, meningkat sebesar 76,09% dibandingkan bulan sebelumnya," ujarnya.
Ekspor Bengkulu pada Oktober 2024 tercatat mengalami penurunan menjadi US$ 25,38 juta, dibandingkan dengan US$ 31,59 juta pada bulan yang sama tahun 2023. Namun, ada beberapa komoditas yang mengalami peningkatan signifikan, terutama batubara dan lintah.
“Komoditas yang diekspor dari Provinsi Bengkulu pada Oktober 2024 didominasi oleh batubara, dengan nilai ekspor mencapai US$ 19,87 juta atau 97,33% dari total ekspor. Selain itu, ada pula ekspor karet sebesar US$ 0,53 juta (2,59%), lintah US$ 3,89 ribu (0,02%), dan komoditas lainnya yang hanya mencatatkan ekspor sebesar US$ 0,01 juta (0,06%),” jelas Win Rizal.
Kendati tidak termasuk dalam komoditas utama ekspor, lintah Bengkulu menunjukkan potensi yang stabil dan bahkan meningkat setiap bulannya. Peningkatan ekspor lintah pada Oktober 2024 mencatatkan angka yang cukup menggembirakan, menandakan bahwa permintaan lintah Bengkulu di pasar internasional terus berkembang.
"Meskipun tidak sebesar ekspor batubara, namun ekspor lintah Bengkulu cukup stabil dan cenderung meningkat setiap bulan. Hal ini menunjukkan adanya pasar yang terus terbuka untuk produk tersebut di luar negeri," tambahnya.
Kenaikan ekspor lintah juga menjadi salah satu indikator keberhasilan sektor non-migas dalam perekonomian Provinsi Bengkulu, meskipun kontribusinya masih kecil dibandingkan dengan komoditas utama seperti batubara. Ke depan, BPS Bengkulu berharap sektor-sektor potensial seperti lintah bisa semakin diperkenalkan dan dimaksimalkan ekspornya, untuk mendukung diversifikasi ekonomi daerah.
"Kami akan terus memantau perkembangan ekspor ini dan mendorong sektor-sektor lain, termasuk komoditas yang lebih kecil, untuk semakin meningkatkan kontribusinya dalam perekonomian Provinsi Bengkulu," tutup Win Rizal.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250006 views
