Skip to main content
x
Jembatan Sekunyit Bengkulu Selatan banyak tumpukan sampah, Jumat 21/02/2025.(Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Jembatan Sekunyit Bengkulu Selatan Jadi TPS Liar

Indonesiaraja.com,Bengkulu Selatan- Kawasan Jembatan Sekunyit yang terletak di Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, kini menjadi tempat pembuangan sampah liar (TPS liar). Meski kondisi jembatan sudah rusak selama beberapa bulan dan tidak dapat dilalui lagi, masyarakat masih memanfaatkannya sebagai lokasi pembuangan sampah sembarangan.

Berdasarkan pantauan, sampah rumah tangga terlihat teronggok di pinggir jalan tak jauh dari jembatan yang sudah tidak bisa dilintasi tersebut. Sampah-sampah tersebut terdiri dari sampah kering dan basah, yang semakin menambah masalah lingkungan di kawasan tersebut.

Seorang warga setempat, Rusmani (47), mengungkapkan keluhannya terhadap kondisi ini. 

"Sampah basah ini busuk sekali, baunya sampai ke jalan kalau lewat sangat menyengat baunya," ujar Rusmani pada Jumat (21/02/2025). 

Ia mengaku sangat terganggu dengan keberadaan sampah liar yang semakin menumpuk.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Selatan, Haroni, menyatakan bahwa sampah liar di Jalan Sekunyit menjadi tempat baru yang banyak digunakan masyarakat untuk membuang sampah. 

"Nanti kita jadwalkan gotong royong untuk membersihkan sampah ini bersama-sama," jelas Haroni.

Haroni menegaskan bahwa membersihkan sampah liar bukan hanya menjadi tanggung jawab DLHK, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan desa setempat. 

"Kami harap masyarakat tidak membuang sampah lagi ke tempat umum seperti ini. DLHK sudah berusaha dan selalu membersihkan sampah-sampah liar, namun sekali lagi menjaga lingkungan ini adalah tugas kita bersama," ujarnya.

Haroni juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan, agar kejadian serupa tidak terulang dan lingkungan sekitar tetap bersih dan nyaman untuk dihuni.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari